光を捜してる

aku hanya ingin diam

seraya menerawang langit malam

hanyut dalam kepekatan

tidak untuk menghilang

hanya ingin mencari sebuah rasa nyaman

saat kegelapan melenyapkan

semuanya yang tadinya jelas terlihat

yang disinari oleh satu sumber cahaya yang serupa

mungkin dengan membawanya ke dalam gelap

ada sebuah sinar yang berpendar darinya

yang tak bisa terlihat dalam terangnya cahaya

mungkin sebuah jawaban

atau bisa juga sebuah alasan

maupun penyangkalan

yang dulu pernahku peroleh

sendirian

dan bisa

dan setelahnya duniaku terang benderang

oleh secercah sinar yang kucari dalam pekatnya kesuraman

mungkin memang demikian

karena sinar kehidupan tiap-tiap orang pasti berbeda

ada yang merupakan lilin redup tapi hangat membakar

atau dari sinar pusat tata suryanya yang dia serap dan dipantulkan

atau dia punya energi sedemikian besar sehingga mampu menghasilkannya sendirian

bahkan menjadi sumber cahaya untuk lainnya

mana yang paling baik?

entahlah…

toh semuanya sama

aku pun demikian

dengan caraku

mencari cahayaku

dengan caraku sendiri yang amat merepotkan

bukan hanya untuk mengobati luka

yang sudah membusuk sejak delapan tahun yang lalu

ketika beliau berpulang

atau luka yang baru saja aku torehkan sendiri

tapi ini tentang hidup

seluruh kesatuan hidup

yang menghidupkan jiwaku

tidak hanya sel-sel dan jaringan tubuhku

tidak sesimpel masalah perasaan

tapi tentang integritas dan identitas

yang menyatukan diriku dengan dunia

bukan masalah siapa yang meninggalkan dan ditinggalkan

tapi tentang kesadaran akan nilai tak ternilai dari sebuah keberadaan

bukan tentang melupakan ingatan yang menyakitkan

tapi tentang bagaimana mengurangi sensasi sakit itu dan menyimpan semuanya dalam bentuk pelajaran

bukan tetang ‘dia’

tapi tentang aku…

keluarga…

teman…

kalian…

masa depan…

rumit?

😕

memang 😛

ah tidak, hanya cara berpikirku saja yang rumit :mrgreen:

terbiasa melakukan optimasi dalam sebuah eksperimen

yang semuanya relatif bisa dikontrol

supaya berjalan dengan ‘seharusnya’

hidup yang tidaklah sesempit tabung percobaan

pastilah tidak dapat diperlakukan secara demikian

tapi untukku…

mencari jawaban adalah hal yang menyenangkan

pikiran ruwet dan kacau sudah konsekuensinya

tapi ketika bisa mengira-ngira dan membuat sebuah teori sendiri

kemudian berpatokkan padanya dalam jangka waktu tertentu

membiarkan waktu mengujinya

dan ketika memang benar-benar terbukti

duniaku pun seketika menjadi cerah

dan jika tidak terbukti

aku pastinya akan kembali ke dalam kegelapan yang sama

dan demikianlah siklus itu berlangsung…

ya sebuah siklus, kalau mau dipikir-pikir lagi 🙄

tapi toh memang demikian adanya

hidup adalah untuk melalui kesalahan, penyesalan, dan keputusasaan

untuk bisa bangkit darinya

dan kembali berjalan

sambil berjalan, sambil berpikir

kemudian jadi ‘meleng’ dan kembali tersandung 😛

sakit lagi…

lalu menarik pelajaran kalau jalan jangan sambil bengong

karena terlalu memusingkan masa depan

ataupun menyesali masa lalu

kalau sedang berjalan, harus fokus memperhatikan langkah

langkah di saat itu

sambil memikirkan mau belok mana, ketika belokan itu hampir sedikit lagi terlihat

tapi

mimpi itu

jawaban itu

cahaya itulah

yang akan membimbing langkah kakiku

….

 

Advertisements

4 thoughts on “光を捜してる

  1. setiap benda gelap (benda yang memantulkan cahaya) akan menimbulkan kegelapan di belakangnya 🙂
    manusia itu benda gelap, jadi wajar kalo selalu ada sisi gelap di balik terangnya sisi yang terkena cahaya 🙂
    *ganyambung* 😛

  2. setiap benda gelap (benda yang memantulkan cahaya) akan menimbulkan kegelapan di belakangnya 🙂

    Dalam penafsiran saya yang lain, keberadaan seseorang bisa menutupi keberadaan kita jika tetap menguntit di belakang punggungnya 😀

    manusia itu benda gelap, jadi wajar kalo selalu ada sisi gelap di balik terangnya sisi yang terkena cahaya 🙂

    Mmm, bagian yang tak terekspos cahaya, yang sengaja disembunyikan? 😕

  3. malah jadi ingat Nagareboshi ~ Shooting Stars ~ nya HOME MADE KAZOKU… dalam salah satu liriknya dituliskan bahwa masing-masing dari kita memancarkan cahaya yang unik…

    IMO, saya lebih memandang soal meloloskan diri dari kubangan kegelapan ini menuju jalan terang dengan cara kaffah… melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya…

    ga nyambung lagi? biarin dah 😆

  4. IMO, saya lebih memandang soal meloloskan diri dari kubangan kegelapan ini menuju jalan terang dengan cara kaffah… melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya…

    That’s … *tertohok* 😐

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s