Shirokuro

Ini adalah kisah cinta yang sungguh terjadi di dekat saya. Mengisahkan pengkhianatan, kekecewaan, kepedihan, namun pencarian jati diri untuk memilih cinta sejati…

*halah*

😆

*dilempar kunai*

Alkisah hiduplah seorang seekor kucing hitam yang selalu mendatangi rumah saya gara-gara ibu saya membuka pintu lebar-lebar supaya dia bisa masuk dan memburu tikus. Sungguh lihai dia, beberapa ekor cucurut meregang nyawa dirahangnya. Karena hubungan simbiosis mutualisma inilah, si kucing sering ke rumah, sering pula saya ajak ngobrol meskipun tak pernah saya belai karena sebenarnya saya takut. Pokoknya asal dia diem, maka saya tak sungkan bercakap-cakap dengannya.

Orang rumah pun demen sama dia, bahkan masing-masing punya panggilan yang berbeda untuknya. Ibu saya menyebutnya “Si Item”, adik saya lebih ga kreatip lagi cuma manggil “Si Kucing” :lol:, tapi saya doms manggil dia “Kuro” diambil dari bahasa Jepang “Kuroi” yang artinya hitam. Err… ga bermaksud menyinggung-nyinggung Mas Kuro, murni kebetulan saja m(_ _)m.

Begitulah, pokoknya hampir setahunan ini Kuro sering datang. Tapi kami sempet bingung, dia ini kok bunting mulu ya, dan ngelahirinnya cepet bener. Misalnya hari ini dateng kondisinya bunting, eh seminggu kemudian perutnya udah kempes 😕 . Eh tapi pas dateng lagi, kok udah bunting lagi :lol:. Ternyata eh ternyata ada dua kucing item yang sama persis saudara-saudara. Karena tak bisa dibedakan secara kasat mata kecuali harus ngintip alat kelaminnya saya menamakan keduanya “Kuro”, Kuro-kun untuk kucing cowok (~kun adalah panggilan untuk laki-laki) dan Kuro-chan untuk kucing cewek (~chan adalah panggilan untuk perempuan).

Sungguh awalnya saya tak berpikir kalau Kuro-kun dan Kuro-chan (selanjutnya disebut Kurokuro saja) adalah pasangan. Saya tak tahu siapa yang membuntingi Kuro-chan, tak berpikir juga tentang kisah cintah para kucing liar masalah saya ajah udah banyak. Tapi sekitar minggu lalu Kurokuro berlarian ke dalam rumah, dan salah satu mengejar yang lain. Iseng saya amati, ternyata si Kuro-kun mengejar Kuro-chan. Etapi Kuro-chan tampak ga suka dikejar begitu, dia melawan dan berlari ke luar. Dan iseng lah saya ngikutin mereka :lol:. Ternyata di luar berdiri seekor kucing putih jantan, saat itu juga langsung saya beri nama Shiro-kun, dari kata Shiroi yang artinya putih. Kucing putih nan gagah 😳 *lhooo* :lol:. Dan Kuro-chan berlindung di balik tubuh besar Shiro-kun. Sedangkan Kuro-kun yang ukuran tubuhnya lebih kecil, langsung mundur. Seharian itu Shiro-kun dan Kuro-chan (Shirokuro) selonjoran di teras rumah, dengan Kuro-kun mengintai di balik pagar tak berani mendekat, dan saya yang juga ikutan mengintai di balik jendela sambil cekikikan :mrgreen:.

Dan kemudian diperkuat kesaksian adik saya yang ternyata sudah mengetahui cinta segitiga ini sebelumnya. Tampaknya Kuro-chan lebih tertarik dengan Shiro-kun yang punya sifat berlawanan darinya. Maksud saya adalah sifat fisik karena saya sungguh tak tahu kepribadian si Shiro itu seperti apa :|. Kuro-chan tertarik dengan yang berbeda dengan dirinya.

Kadang seperti itu, ada yang cenderung suka dengan yang mirip dia, Shiroshiro maupun Kurokuro. Karena dengan kesamaan itu lebih mudah menerima, dan merasa lebih menyatu. Tapi Shirokuro tampaknya lebih suka hal yang bertolak-belakang. Karena sesuatu yang ada di diri orang lain dan tidak kita miliki, sungguh terlihat begitu menarik. Seperti Yin dan Hei… eh salah, Yin dan Yang maksudnya :lol:.

Mungkin begitu ya alasan si Kuro-chan memilih Shiro-kun. Ya apapun itu asalkan kalian bahagia deh… 😆

*meracaw*

Note:
* Tadinya mau ngambil poto, tapi kucing-kucing itu selalu kabur 😦

Advertisements

15 thoughts on “Shirokuro

  1. Err… ga bermaksud menyinggung-nyinggung Mas Kuro, murni kebetulan saja m(_ _)m.

    well, yah. ini berasa jadi summoning no jutsu, dan saya udah terlanjur ke-summon 😆

    yang ternyata sudah mengetahui cinta segitiga ini sebelumnya. Tampaknya Kuro-chan lebih tertarik dengan Shiro-kun yang punya sifat berlawanan darinya. Maksud saya adalah sifat fisik karena saya sungguh tak tahu kepribadian si Shiro itu seperti apa

    cinta segitiga, atau cinta segibanyak, dari segi manapun sudah barang tentu tak menyenangkan. dan harusnya si kuro-chan itu jatuh cintrong sama si kuro-kun aja… black is always cool! :mrgreen:

  2. Idem dengan mba Ira, terkadang perbedaan jadi saling melengkapi, asal bisa dijembatani dengan baik. Tapi memang tetap harus ada hal-hal fundamental dan yang di anggap sebagai value tertinggi yang tetap sama. Jadi tidak semuanya beda, tetap harus ada yang sama dan cocok.
    Setelah 20 tahun hidup saya, beberapa kali in relationship, baru sadar saya 😆

  3. sabar ya kuro kun, selama bendera kuning belum berkibar kesempatanmu masih terbuka lebar. Hati wanita itu sulit diprediksi, bahkan oleh sesamanya. *eh*

    😆

    soal kucing, saya juga tidak bisa membedakan meski warna mereka berlainan. Payah 😆

  4. Seperti Yin dan Hei… eh salah, Yin dan Yang maksudnya 😆

    .
    konsep Yin dan Yang ini dapet comot dari mana nih …? 😆
    .
    * curiga tingkat tinggi *
    .
    konsep Yin dan Yang merupakan konsep paling mendasar dari hukum alam. bukan sekedar teori loooh …!!! :mrgreen:
    .
    alam akan terjaga kelestariaanya karena ada dua unsur yang selalu bertolak belakang .
    .
    kalau di ilustrasikan secara matematis di kenal dengan himpunan bilangan cacah, dimana ruas sebelah kanan adalah kumpulan bilangan positif ( + ) dan ruas sebelah kiri dikenal dengan kumpulan bilangan negatif ( – ) . diantara dua ruas bilangan yang bertolak belakang ini terdapat angka 0.
    .
    dalam keteraturan ada kekacauan begitupun dalam kekacauan ada keteraturan. dalam hitam ada putih begitupula dalam putih selalu ada hitam 😀
    .
    kalau dalam kasus cinta para kucing d atas 😆 , bisa berlaku juga hukum alam :
    .
    formasi idealnya ( kiri kucing betina dan kanan kucing jantan ) 😆
    .
    lemah >< aktif
    .
    dsb 😆
    .
    biasanya dalam dua hal yang saling bertolak belakang itu, ada daya tarik menarik untuk bisa saling menetralisir agar di capai nilai kesetimbangan yaitu ( 0 )
    .
    bagaimana jadinya jika kucing jantan suka ama kucing jantan da kucing betina suka ama kucing betina ? 😆 😆

  5. lemah ….. kuat
    penakut ….. pemberani
    plinplan ….. tegas
    hemat ….. boros
    dingin ….. panas
    cerdas …. bodoh
    diam …. aktif
    .

    * > < ternyata pake tanda kurung itu yg muncul awal sama akhirnya saya, sory komen yg kedua d hapus saja * 😦

  6. @ Kuro-kun:

    dan harusnya si kuro-chan itu jatuh cintrong sama si kuro-kun aja… black is always cool! :mrgreen:

    Wuahah, pengennya gitu supaya populasi kucing item semakin bertambah \m/.

    Etapi tak mau turut campur lah soal urusan jodoh kucing lain, ntar malah digarong saya 😆

    @ itikkecil:
    Setuju *ikutan termenung*

    @ Frea

    Tapi memang tetap harus ada hal-hal fundamental dan yang di anggap sebagai value tertinggi yang tetap sama.

    Pastinya harus punya kesamaan, walaupun ada yang berbeda. Kalo ngggak ntar malah tidak nyambung. Misalnya, harus spesies yang sama, sesama kucing gitu 😆

    @ Takodok:

    Hati wanita itu sulit diprediksi, bahkan oleh sesamanya.

    Haha 😆

    @ G3mbel:

    konsep Yin dan Yang ini dapet comot dari mana nih …? 😆
    .
    * curiga tingkat tinggi *

    Dari mana yaa~~ *siyul-siyul*

    Harusnya saya mencantumkan sumber pustakanya ya, misalnya

    ….. (Lord of Darkness 2009)

    😆

    biasanya dalam dua hal yang saling bertolak belakang itu, ada daya tarik menarik untuk bisa saling menetralisir agar di capai nilai kesetimbangan yaitu ( 0 )

    justru kalau sama, malah bentrok ya (sama-sama kuat) atau mengalah dua-duanya (sama-sama lemah) 🙄

    bagaimana jadinya jika kucing jantan suka ama kucing jantan da kucing betina suka ama kucing betina ? 😆 😆

    Kucingnya homo 😮 . Kalau pada simpanse, saya pernah baca memang ada kasus homoseksual. Kalau kucing tak tau juga 😕 *dibahas* 😆

    * > < ternyata pake tanda kurung itu yg muncul awal sama akhirnya saya, sory komen yg kedua d hapus saja * 😦

    Done! :mrgreen:

    @ TamaGO:
    Ah ya, ~kun bisa dipakai untuk anak lelaki, atau teman lelaki yang sudah akrab. Demikian juga ~chan, untuk anak perempuan atau teman perempuan yang sudah akrab. ~chan juga digunakan untuk anak laki2, tapi kalau udah gede dipanggil ~chan bisa tersinggung itu ya :mrgreen:

    *bener ga? sudah lupa pelajaran bahasa Jepang*

  7. Maksud saya adalah sifat fisik karena saya sungguh tak tahu kepribadian si Shiro itu seperti apa

    Saya ngakak waktu baca yang ini, langsung terbayang upaya `pdkt` untuk mengetahui kepribadian kucing 😆

    Yah,namanya juga urusan hati, meskipun kita sih maunya dan merasanya Kuro-chan itu lebih cocok dengan Kuro-kun, toh akhirnya yang memutuskan mau sama yang mana kan si Kuro-chan itu sendiri. Kalau Kuro-chan merasa lebih tertarik dengan Shiro-kun, kita ga bisa protes kan 😐

    *meracau di Tahun Baru*

    Btw, happy new year 😀

  8. Jadi ingat cerita anjing saya dulu.
    Ah tapi mau kasih link-nya malu ah, jaman blog di friendster, masih berantakan >.<

  9. begitulah, klo nggak salah chan sering juga dipake buat anak kecil cowo (shinchan misalnya) ato untuk manggil orang yg udah akrab banget (jadi biar cowo udah gede juga masih bisa). Tapi jangan panggil saya pake ~chan ya, pake ~sama aja *ditimpuk*

  10. @ Mrs.Prast:
    Perkembangan terbaru nih..

    Sekarang Kuro-chan udah jarang keihatan bareng sama Shiro-kun. Sekarang Shiro-kun selonjoran di teras rumah sendirian dengan wajah yang sedih 😦 *sok tau perasaan kucing* :lol:. Tapi ga tau ke mana Kuro-chan, Kuro-kun juga jarang kelihatan :?.

    Apakah…? 😆

    @ Asop:
    Mungkin sebenarnya banyak terjadi, tapi luput dari perhatian 😆

    @ Felicia:
    Mau doms link-nya 😀

    @ TamaGO:
    Mari sama-sama memanggil sama 😛

  11. Pingback: Kuro-chan’s Offspring « White Twilight

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s