I’m Stupid

Soal urusan ambil-mengambil keputusan saya tuh terbilang pendek akal (baca: bodoh). Misalnya jika dihadapkan pada jalan bercabang yang satunya ramai sementara yang lain sepi, saya biasanya pilih yang sepi-sepi. Atau ketika dikasih umpan lezat, seringnya saya cuekin dan malah mencari plankton yang berenang-renang bebas di lautan.

Terlalu abstrak ya contohnya ๐Ÿ˜†

Contoh rill, waktu SMA pernah ditawari PMDK di salah dua universitas, satu di Teknik Sipil (jurusan yang mendekatkan saya pada sosok Alm. Papa) dan satu lagi di bidang bercocok tanam. Dan apa yang saya pilih? Bidang yang tidak populer, sempat membuat sepupu dan om menceramahi panjang lebar soal bidang studi apa yang termasuk “lahan basah” :P. Dan ketika kuliah dan memutuskan kekhususan, saya malah jatuh cinta pada genetika manusia padahal itu ilmu sungguh mengawang-awang dan jauh dari aplikasi yang menjual. Bandingkan dengan mikrobiologi yang bisa kerja mulai dari lab di LIPI sampai pabrik susu :D. Dan ketika kerja pun, ketika teman-teman grasak-grusuk mendaftar jadi PNS, saya malas sekali dan memilih bertahan di sini meski dengan status lembaga yang belum resmi diakui :P.

Habisnya mau gimana lagi, sudah terlanjur jatuh cinta sih :oops:. Saya pikir semua hal harus dilandaskan rasa cinta jika ingin diseriusi. Karena meskipun ada rintangan dan badai menerjang, akan dilakukan segala daya upaya untuk bertahan. Meskipun berkeluh kesah, “Wuah, sampel gw banyak banget. Gimana ngerjainnya supaya cepet selesai” , tapi itu wajar dan manusiawi :roll:. Toh kalo tak cinta, bisa saja dikerjakan asal-asalan yang penting cepat selesai :P.

Tapi jika dengan alasan karena tak cinta maka tak yakin bisa menseriusinya… rasanya… bodoh ya :roll:.

Termasuk menolak ajakan naik pesawat gratisan ke Italia, malah memilih jalan kaki ke Salemba… ๐Ÿ™„

Saya sadar, saya itu bodoh memang ๐Ÿ˜†

Advertisements

17 thoughts on “I’m Stupid

  1. saya dulu juga ditentang ortu pas milih infor dan dipaksa ambil kedokteran yg katanya lebih menjanjikan, apalagi waktu itu ga ngerti infor itu klo dah lulus kerjaannya ngapain ๐Ÿ˜

    SPMB juga ga milih ITB for particular stupid reason, dapet kerjaan di tempat yg mayan ternama dgn gaji lumayan juga keluar dan malah pindah ke tempat sederhana dgn gaji jauh lebih kecil dgn alasan yg ga bisa diterima kebanyakan orang

    bodoh? bisa dibilang begitu tapi saya tidak menyesali keputusan2 bodoh itu kok ๐Ÿ˜€

  2. Soal urusan ambil-mengambil keputusan saya tuh terbilang pendek akal (baca: bodoh). Misalnya jika dihadapkan pada jalan bercabang yang satunya ramai sementara yang lain sepi, saya biasanya pilih yang sepi-sepi.

    .
    hidup itu pilihan. setiap waktu kita pun selalu dihadapkan pada pilihan . kita tidak bisa menolak pilihan bahkan memilih untuk tidak memilih pun tetap saja itu adalah pilihan. dan itu adalah seburuk-buruknya pilihan. jadi pilihlah segala kemungkinan pilihan yang ada. ๐Ÿ‘ฟ
    .
    pahami seutuhnya pilihanmu, putuskan pilihan, jalani dan konsisten. tidak akan ada penyesalan jika kita benar-benar faham akan pilihan kita meskipun apa pun itu konsekuensinya.
    .
    perangkat yang biasa digunakan untuk memilih itu biasanya hanya ada dua , use you mind and listen to your heart saya percaya anda tahu betul kapan dan bagaimana menggunakan kedua perangkat itu :mrgreen: . memakai salahsatu itu bagus sebab memakai keduanya biasanya teramat sulit. sebab jika mampu menggunakan keduanya maka bisa dikatagorikan sangat fantastis \m/
    .

    habisnya mau gimana lagi, sudah terlanjur cinta sih ๐Ÿ˜ณ . Saya pikir semua hal harus dilandaskan rasa cinta jika ingin diseriusi. Karena meskipun ada rintangan dan badai menerjang, akan dilakukan segala daya upaya untuk bertahan.

    .
    waah berad nih jika urusan cinta sudah mulai dilibatkan. ๐Ÿ˜ฆ
    .
    jika sesuatu itu alasannya karena cinta memang rasionalitas kayaknya akan nyerah angkat tangan ๐Ÿ˜ฆ , apalagi jika itu adalah rasionalitas umum ( rasionalitas kebanyakan orang ) biasanya justru malah kontradiktif. ๐Ÿ˜•
    .
    tapi kalau menurutku apa pun itu pilihannya jika alasannya adalah cinta , sudah pasti diakhir perjalanan tidak akan ada bahkan tidak akan pernah ada penyesalan. meskipun harus ada resiko yg dipikir dan dirasa terburuk sekalipun. ๐Ÿ˜‰
    .
    sebab jika alasannya adalah โ€œcintaโ€ , jangan tanya untuk apa dan siapa lagi sebab cinta itu bukan untuk dia , mereka bahkan kita atau aku sekalipun sebab cinta itu hanya untuk โ€œcintaโ€ . setahuku alasan ini adalah alasan terabsurd dan tergila dari semua alasan yg ada dan pernah ada ๐Ÿ˜†
    .
    .
    .

    * komen pendek ala kadarnya di sela2 program diet mikir *

  3. @ TamaGO:
    IMO, kalau kerja yang penting sih enjoy. Meskipun gaji gede, tapi bawaannya stress mulu ga enak juga kan :roll:.

    @ Lambrtz:
    Jadi inget postinganmu ๐Ÿ˜›

    @ G3mbel:
    Err, agaknya aku perlu meralat, karena meskipun aku membawa embel-embel “atas nama cinta” tapi aku sendiri tidak tempe cinta itu apa :?. Sedang istirahat mikir yang berat-berat.

    Jadi mungkin karena enjoy dan suka hanya dengan satu bidang itu saja, ga kepikiran gimana jadinya kalau kerja di kantoran dengan rutinitas yang (untukku) agak monoton :P.

    sebab jika alasannya adalah โ€œcintaโ€ , jangan tanya untuk apa dan siapa lagi sebab cinta itu bukan untuk dia , mereka bahkan kita atau aku sekalipun sebab cinta itu hanya untuk โ€œcintaโ€

    Duh, berat.. binun euy :mrgreen:

  4. ya saya juga mikirnya gitu sih, yg penting enjoy ga masalah walau gajinya ga banyak2 amat. yg penting masih bisa buat makan, bayar kos, nonton, hedon (eh kebanyakan ya)
    tapi banyak juga kok orang yg berpikir sebaliknya, temen saya dulu ada yg stress dan bawaannya ngomel mulu tapi kalo disuruh pindah kerja alesannya ‘kan disitu gajinya gede’, repot kan :p

  5. seperti saya yang bingung memutuskan mau praktik kerja dimana… akhirnya milih di yang deket rumah aja, hehe…

  6. Namanya juga cinta. Dari dulu orang2 selalu bilang kalau cinta itu buta. Orang pintar bisa jadi idiot gara-gara cinta. Orang kapitalis bisa berubah jadi komunis gara-gara cinta. Malah orang atheis bisa jadi religius gara-gara cinta. ingatlah kata pepatah, “Maybe love is blind, but it can see in the dark” ๐Ÿ˜†

  7. Tapi akan lebih bodoh jika menuruti egoisme semata, sementara mengorbankan yang lainnya ๐Ÿ™„

    nah itu tau ^^

    saya juga berharap semoga pilihan yang saya ambil sekarang ini tepat, mengingat saya harus hijrah secara permanen dari kota yang saya cintai ๐Ÿ˜ ^^

    Tuhan Maha Adil, meskipun ga bisa dimengerti ๐Ÿ˜›

  8. ^hei, setidaknya kalau t4 kerjamu saat ini nantinya tidak nyaman, dirimu bisa pergi kapan saja lho… Hanya saja tdk akan ada jalan kembali.
    __

    :: mbak mizzy
    Kalau kata bunda-ku, orang yang jatuh cinta itu pendapatnya tdk dapat dipercaya…

    Tp, setidak rasional apapun tindakan kita, kalau dilakukan dengan kesadaran penuh, rasanya tidak akan apa apa. ๐Ÿ™‚
    Karna kita yang memilihnya begitu.

    *baca komen ando-kun*

    Begitu kah? Dasyat kali ya effect cinta itu.
    Tp, kadang sayangnya pengaruh cinta itu seperti wine. Saat kita kehilangan pengaruhnya, semua akan kembali seperti semula. Mungkin ditambah sedikit penyesalan.

  9. Dan ketika kerja pun, ketika teman-teman grasak-grusuk mendaftar jadi PNS, saya malas sekali dan memilih bertahan di sini meski dengan status lembaga yang belum resmi diakui

    ehh… *kesindir* tahun ini. di tahun macan logam ini semoga saya keterima jadi abdi negara, meski dengan pola pikir oposan gini kayaqnya susah deh ๐Ÿ˜›

    Habisnya mau gimana lagi, sudah terlanjur jatuh cinta sih . Saya pikir semua hal harus dilandaskan rasa cinta jika ingin diseriusi. Karena meskipun ada rintangan dan badai menerjang, akan dilakukan segala daya upaya untuk bertahan

    kalo saya angin-anginan tuh. antara cinta dan nggak cinta. cinta karena sesuai dengan educational background, tapi nggak cintanya ya masalah fasilitas dan birokrasi di tempat saya ๐Ÿ˜

    Tapi jika dengan alasan karena tak cinta maka tak yakin bisa menseriusinyaโ€ฆ rasanyaโ€ฆ bodoh ya

    eh… rasanya baru semalem saya nonton ulasan ini. kalo memang bisa memberikan keuntungan dan kemajuan, saya pikir urusan cintya-mencintya ini bisa diatur :mrgreen:

    Termasuk menolak ajakan naik pesawat gratisan ke Italia, malah memilih jalan kaki ke Salembaโ€ฆ

    pindah ke sektor saya saja, deket juga kan dari salemba ๐Ÿ˜†

  10. @ TamaGO:
    Lain lagi cerita tentang temannya teman saya :P, karena saking jenuh dan suntuk dan stress dengan kerjaan malah kepingin pindah, padahal gajinya gede buanget :|.

    Ya, kan yang penting mah cukup… cukup buat makan, nonton, jalan-jalan, beli rumah, beli mobil… *lho* ๐Ÿ˜†

    @ Kurosaki:
    Enak, bisa sambil liburan :mrgreen:

    @ Ando-kun:
    Mantab :mrgreen:

    @ Arm:
    Hehe.. jalani aja :mrgreen:

    Seperti katanya mbak Yuuka

    Shiawase made tooi michi o arukidasu…

    *nyanyi-nyanyi*

    agak ga nyambung memang:mrgreen:

    @ Snowie:
    Iyah. Sendirinya yang memilih, sendirinya yang harus tanggung konsekuensinya ๐Ÿ˜€

    @ Kurotsuchi:
    Lha, justru bagus menjadi oposan di dalam. Etapi berat juga sih, musti kuat iman dan istiqomah sebagai oposan :mrgreen:

    @ jensen:
    Hmm, sudah dipikir masak-masak juga, hanya keputusan sekarang jauh berbeda dari beberapa bulan yang lalu :P. Itu lah, jauh dari ekspektasi orang-orang :lol:. *curcol*

  11. agak telat ngomen nih… ๐Ÿ˜€
    memang sih kalau orang kebanyakan bakal menilai segala sesuatu dari yang paling menguntungkan menurut kacamata mereka sendiri, dan yang paling gampang diukur ya soal mana yang paling banyak menghasilkan (uang)
    tapi kalau ditanya pribadi masing2, lebih milih mana sih duit banyak, bisa beli segala macam, bisa pergi ke berbagai tempat, tapi dilanda stress akut dan kurang tidur setiap hari…atau hidup sederhana, yang penting berkecukupan, tapi bisa melewati setiap saat dengan riang gembira ๐Ÿ™‚
    .
    btw, jadi makin penasaran mbak mizzy ini kerja di mana, lingkungannya tampak familiar…hehe…
    bolehkan kita mengenal satu sama lain lebih dekat? ๐Ÿ˜‰
    *agak jijay ya bahasanya, alamat ditolak…hahaha…*

  12. Hmmm… nasehat saya *caelah*, jangan menyesali keputusan yg sudah dibuat, dan yakinilah itu adalah yg terbaik… ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s