Gitu aja kok repot…

Jika kita ibaratkan agama sebagai pakaian, itu adalah identitas si pemakai yang membuatnya diterima dalam kumpulan atau sebaliknya menjadi pembenaran untuk pembantaian semata-mata demi keberagaman.

Jika kita ibaratkan kepercayaan sebagai pakaian dalam, itu adalah zona intim antara diri dengan UNKNOWN, bisa Tuhan atau hanTu. Tidak berada dalam kapasitas untuk dihakimi, karena tak logis rasanya memakai cangcut di luar celana.

Jadi terkadang ketika mengamati sosok-sosok SUPERMEN, yang mengumbar celana dalamnya, terbersit sebuah keraguan apakah dibaliknya dia memang tidak memakai apa-apa. Atau ada selembar lagi yang kusam, kumal, bau acem, tersembunyi dan tidak pernah dibersihkan.

Jadi ketika kau memandang seorang perempuan

berjilbab

pakaian tertutup rapat

wajah kalem tanpa ekspresi

ditelinganya tersumpal earphone, bukan mendengarkan nasyid atau murotal Quran…. melainkan METALICA

dilengannya mengenggam buku, bukan buku tafsir Al-Misbah, tapi tafsir Al-Nietzche

pandangannya menerawang, bukan mengagungkan Tuhan, tapi malah membunuhNya

Sesungguhnya yang nampak hanya pakaian, gitu aja kok repot….

Advertisements

One thought on “Gitu aja kok repot…

  1. ya selama si Superman ga gangguin kita (maksa kita pegang2 ato pake celana dalemnya gitu :hammer: ) sih harusnya kita nggak perlu repot ya ngurusin si Superman mau pake boxer ataupunt kutang berenda :hammerlagi:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s