Kimia Opera Sabun

Professor Kimia yang legendaris itu pernah berujar, kelarutan adalah perkara interaksi zat terlarut dengan pelarut. Kalau kita contohkan protein, yaitu interaksi antara gugus samping yang bersifat polar dengan gugus -OH pada molekul air. Keduanya bersifat polar, sehingga bisa menyatu. Lain halnya dengan zat yang berbeda polaritas, seperti lemak dan air. Lemak yang non-polar tentu tak akan pernah bersatu dengan air yang polar. Lemak dapat larut dalam pelarut organik, macam kloroform.

Namun tentu, di alam ini selalu ada jalan tengah untuk menyatukan perbedaan, menyepakati dalam suatu mufakat, hidup beriringan, dan lain sebagainya… yaitu dengan SABUN. Sabun atawa detergen itu punya bagian molekul yang bisa mengikat air dan lemak. Sehingga dua fasa berbeda pun bisa bersatu membentuk emulsi, meski tidak stabil. Untuk tetap beremulsi, campuran minyak air mesti sering diberi guncangan (dikocok-kocok). Sebab jika didiamkan lama, kedua fasa akan kembali berpisah..

Guncangan untuk menyatukan…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s